Selasa, 11 September 2012

Inilah caraku bersyukur

Alhamdulillah..

Saat ini saya sedang menyelesaikan skripsi S1 saya, target saya sidang November 2012, kemudian mengikuti wisuda 106 ITS pada Maret 2013. Selang November sampai Januari akan saya gunakan untuk memulai pembuatan proposal dan pengerjaan tesis S2 saya, sehingga juli 2012 dapat selesai dan ikut wisuda S2 pada September 2013. Selain itu, saat ini saya juga sedang kuliah S2 dan melakukan penelitian di salah satu Laboratorium di jurusan, ya, ikut andil dalam salah satu research dosen saya. Sekalian, persiapan untuk S3.

Dengan menggenggam LOA dari TU Hamburg dan sertifikat TOEFL sebelum September 2012, November  2013 saya akan ber angkat ke Jerman untuk menempuh S3. Selain dapat menyelesaikan S3 selama 3 tahun dan menghasilkan minimal 5 publikasi Internasional, mendapatkan koneksi industry, akademisi dan komunitas Islam dunia. Ada target khusus bagi saya.

Ya, ketika semester pertama di Jerman, saya berencana membuka tabungan haji untuk orang tua saya, ya minimal sudah terdaftar dan tinggal menabung tiap bulan, bukannya 5 juta sudah cukup untuk membuka jalan ke Makkah. Setiap bulan, akan saya tabung walaupun hanya 100 ribu, syukur syukur kalau bisa 1 juta perbulan. Saat ini, antrian Haji Jawa timur 10 sampai 13 tahun, yah kalau saya menabung awal untuk haji pada 2014, insyaAllah orang tua saya bisa ke Makkah 2024, tidak terlalu tua mungkin , karena ketika itu umur ibu 54an dan bapak 57an.

Ketika pulang dari Jerman, bisa membeli atau membangun  rumah 2 lantai dengan empat kamar tidur dan memiliki sebuah taman yang ada kolam ikannya, di Balikpapan atau di Malang, dan  sebuah mobil Avanza berwarna putih. Ya kalau gak bisa keduanya, rumah saja, kalau gak bisa rumah, ya tanah saja. Tapi, saya yakin bisa, keduanya bisa, InsyaAllah.

Nah ini dia, target yang membuat saya sedikit ragu. Mau nikah pada umur 25 tahun, nyontoh Rasulullah. Artinya ketika saya di jerman antara semester 3 dan 4. Dan punya anak 1 kelahiran jerman, jadi ketika pulang ke Indonesia bawa istri dan satu anak, hahaha.. mungkin gak ya? Hehehe.. kalau niatnya baik insyaAllah terkabul.

Setelah dari Jerman mau ngapain?

Ya, ketika semua orang, terutama mahasiswa fast track jerman dan perancis,  sensi dan malas ketika disebut ITK, saya juga demikian kemarin, tapi  setelah saya merenung dan sharing dengan berbagai orang. serta meminta petunjuk Allah swt, mantap saya, saya mau bekarir di ITK. Saya putuskan sekarang, supaya saya siap-siap lebih awal.

Kenapa memilih ITK daripada ITS, ya, walaupun saya sudah ditawari menjadi dosen di ITS. Saya akan memilih ITK, memang saat ini ITK bangunanya saja baru di bangun, dibandingkan ITS, saya akan lebih terjamin, lebih enak, dan lebih lebih lainnya untuk saat ini.

Saya ibaratkan seperti ini, ada sebuah jalan raya yang lebar dan bagus, sisi sisinya ada pepohonan dan penunjuk arah yang jelas, pokoknya komplit. Namun jalan ini ramai, karena selain sudah lama dan menjadi langganan semua orang, banyak pengemudi baru yang memilih lewat disini, akhirnya terjadi sedikit macet dan dibutuhkan waktu lama jika ingin maju ke depan, bukan karena kita gak punya kecepatan, namun kondisi lingkungan jalan yang memaksa kita harus antri.

Nah, kedua, ada jalan alternative, jalannya kecil berlobang, gak ada penunjuk arah, apalagi pepohonan di samping kanan kirinya, karena belum banyak fasilitas dan sebagainya, maka jarang orang milih jalan ini, namun kita bisa lebih leluasa dan sedikit cepat di jalan ini, ya memang harus sabar dengan  lobang-lobang dan kadang-kadang sedikit bingung arah jalan.
Seperti itulah saya mengibaratkan ITS dan ITK, kalau di ITS, karir saya kedepan agak lambat untuk naik karena, kalau di ITS saya harus antri panjang. Sudah menjadi rahasia umum, yang tua yang di dulukan. Namun, ketika di ITK, peluangnya lebih besar menjadi professor,  Kajur, Dekan dan Rektorpun bisa sedikit lebih cepat, yah pasti semua dengan perjuangan, dan saya siap.

Bukannya saya pesimis di ITS, bukan, ini adalah sebuah strategi untuk bertarung. saya memiliki umur terbatas, jadi saya akan maksimalkan setiap umur  saya.  Dengan pertimbangan, dimana saya paling banyak manfaatnya, disanalah saya akan berada.
Ada yang mengatakan, kan jauh dari rumah, ya, sama seperti orang Indonesia pada umumnya, saya juga berpikiran demikian, namun, saat ini, pesawat Balikpapan Surabaya hanya 3 jam an, Surabaya malang hanya 2 jam an, saya kira bukan masalah. Kalau pingin pulang, kapan saja, asal punya uang kan? hehe, yah ditambah kemauan untuk pulang dan kesempatan dari yang member hidup ini.

Karena ITK baru, banyak ladang jariyah dan bisnis yang bisa saya garap. Saya berkeinginan mendirikan  kontrakan tahunan dengan sistem semi terikat, yah seperti semi SDM IPTEKlah, nanti yang disana ada pembinaan keislaman, minimal sholat 5 waktu dingatkan, tilawah dan dilakukan pembinaan per pekan. Tahu kos-kosan gang 3C keputih, di depan warung mbak gendut ada sebuah kosan cewek  2 lantai. Yah, seperti itulah banyangan saya nanti, namun rencananya saya buat 3 tingkat, karena di Kalimantaan aman, tidak dilalui cincin garis gunung berapi, artinya kemungkinan gempa sangat kecil. Nantinya, targetnya kos ini dapat menampung 200 mahasiswa dan 200 mahasiswi.

Uangnya dari mana, kan ketika itu saya sudah banyak link, Jika uang saya gak cukup, saya bisa mengundang investor dari link-link saya di luar dan dalam negeri. rencananya saya juga ingin membuat semacam sakinahnya ITK, ya seperti swalayan sakinah yang ada di belakang ITS itu lho. saya mau focus di dua bidang ini saja untuk bisnis. Bisnis yang bukan sekedar bisnis, bisnis untuk ummat. amin.

la terus tugas kampus saya gimana? yah bisa lah, saya akan tetep focus utama di kampus, nah istri saya akan focus disini, tentu dengan diskusi dulu, ketika istri gak bisa, pasti banyaklah orang yang mau di ajak beramal jariyah, intinya, focus saya di kampus tak kan terganggu. karena saya berkeinginan menjadikan ITK sekelas ITS atau ITB, bahkan lebih, saya akan mengfokuskan ITK ke Kalimantan, focus Kalimantan dan maksimalkan. Saya juga berkeinginan mendirikan sebuah LDK disana dan mengelola pendirian masjid di ITK.

Setelah dari ITK, saya membidik pos kementerian bidang maritim, pendidikan atau perhubungan. saya ingin pakar di bidang manajemen kelautan dan konstruksi kapal laut.
Nah, untuk desamu kamu tinggali apa? saya tidak akan meninggali harta di desa dan keluarga-keluarga saya. saya akan mensuport adik-adik saya, keponakan-keponakan saya dan anak-anak tetangga saya untuk sekolah sampai perguruan tinggi, saya support mereka, minimal sampai lulus S1. Biarlah mereka menentukan jalannya sendiri. insyaAllah..

Allah swt Maha Tahu
Allah swt Maha Mengabulkan Doa
Ya Allah, hadirlah Engkau dalam setiap mimpi mimpiku ya Allah
Tujuanku Cuma satu, RidhoMu ya Allah swt.

Senin, 10 September 2012

Fast Track oh Fast Track

Pagi ini, Beberapa temen-temen fast track Perancis berangkat ke Thailand. Ya, tidak ke perancis, namun ada hadiah yang lebih khusus buat mereka, ke Thailand. setelah melalui serangkain tes, mereka kurang beruntung hanya di tes bahasa perancis, hanya tes bahasa. Dari 54 mahasiswa fast track perancis, hanya sekitar 14 orang yang lulus tes B2 untuk bahasa perancis, sebagai sarat wajib kuliah disana. Sisanya, diberi pilihan melanjutkan ke ITS atau pergi ke Thailand untuk menyelesaikan S2 mereka.

Dan nantinya, untuk S3 mereka bisa memilih di Taiwan, Jerman, Korea, tetap Thailand, di Indonesia atau bahkan meraka boleh ke Perancis , dengan sarat, mereka boleh melilih dimanapun asalkan mereka diterima disana. Syarat bahasa terpenuhi dan mendapat LOA, LOA itu semacam surat pernyataan diterima di kampus tujuan dan surat pernyataan kesediaan salah satu professor untuk membimbing kita di kampus tersebut.

Oya, sarat untuk ke Thailand juga gak mudah lho, TOEFL nya minimal 500. Ya sedikit berbeda dengan jerman, sarat TOEFL minimal 550. Ada satu temen dekat  saya yang ke Thailand, namanya mas Faishal Muhfid Al A shari, mahasiswa sistem Informasi ITS, ketika saya jadi Sekjend JMMI, beliau adalah Kadept Media, beliau juga Ketua LDJ SI tahun 2010/2011.

Rencananya, mas Fasishal dan 15 orang lainnya akan berangkat kuliah Asian Institut Technology, Thailand. Salah satu kampus terbaik di Asia, tahu Djoko Suyanto, Dirjen Dikti Indonesia yang juga mantan rector ITB alumni sana lho. Keren kan? Mereka juga akan mendapat uang hidup perbulan 600 dolar amerika atau kalau di rupiahkan 6juta kurang dikit, padahal biaya hidup disana katanya lebih murah dari Indonesia, sekitar 200 dolar USA per bulan. Juga mendapat tempat tinggal gratis plus SPP semuanya gratis. Mantep dah, selamat buat kalian ber16.

Ada salah satu temen satu fakultas saya yang ke Thailand, anak siskal, namanya lupa, hehe.. saya belum kenal ia. Ia ngambil bidang manajemen kelautan, bathin ya, ‘’ Ni gue banget”, kalau yang berhubungan dengan manajemen saya suka banget, apalagi manajemen kelautan.
Jadidah saya tidak bersyukur, akhirnya saya bilang. “Enak ya’’, plus bathin “wah dah dapat uang 6 juta, pasti sisa 4 juta perbulan kali 18 bulan selama mereka disana,, wah 72 juta… banyak, belum lagi bisa ngasah bahasa inggris, bisa nambah link, udah ke luar negeri, ketemu orang2 baru, nanti S3 juga masih bisa milih, hmhm .. seandenya’’. Akhirnya munculah seandenya saya kemerin saya fast track perancis  dan saya lulus ontime, seandenya kemerin tidak males, seandenya dan seandenya…

Padahal saya udah sering ndenger hadist yang meyebutkan larangan dan akibat mengandai-andai. alhamdulilah, Teman diskusi saya ketika itu, Alyuan, mahasiswa siskal yang minggu depan berangkat ke Perancis bilang. “Disyukuri saja,’’ Simpel, langsung ngena di hati. Astaghfirullah.. Alhamdulillah..

Ya memang, diri ini harus banyak bersyukur. Allah swt pasti tahu yang saya butuhkan. Kenapa Allah swt memilihkan fast tarck jerman ke saya, ya Allah swt kan maha tahu masa depan, karena tahu saya nanti tidak bisa lulus ontime, sehingga saya dipilihkan fast track jerman, supaya lulus S1 dulu, dan supaya tetep bisa kuliah di luar negeri. Kalau seandenya saya fast track perancis, malah jadi gak karu-karuan, karena Allah swt maha tahu yang dibutuhkan hambanya ini, ampuni aku ya Allah karena tidak bersyukur. Astagfirullah..

Alhamdulillah, insyaAllah, saya akan berikan yang terbaik mulai detik ini. Saya yakin rencana Allah swt pasti lebih indah buat saya, Allah swt kan sayang pada saya. Terimakasih Allah, terimakasih. Alhamdulilah.

Selamat kepada temen2 yang berangkat ke Thailad hari ini
Selamat kepada temen2 yang berangkat ke Perancis minggu depan
Dan selamat kepada temen2 dan saya juga, insyaAllah yang akan berangkat ke Jerman November 2013 tahun depan.
Ingat rek, Rencana Allah swt pasti lebih indah,
Jangan lupa sholat ya rek kalau udah di luar..

 gambar diambil dari http://farm4.staticflickr.com

Senin, 03 September 2012

Jadwal Kuliah S-2 FTKq

Setelah mencari-cari, akhirnya nemu jawal kuliah di http mybayani.blogspot.com, semester ini ambil 15 SKS, plus TA S1 n ikut proyek di Lab. Cukup dah... semoga Allah swt meridhai dan membimbing kita, amin..






Rabu, 08 Agustus 2012

Biarkan

Biarkan komunikasi tulis saya seperti Dahlan Iskan
Biarkan Bicara Saya Seperti Yusuf Mansyur atau Sholeh Drehem
Biarkan aksi saya di masyarakat seperti Jakowi
Biarkan Pandangan Politik saya seperti Hidayat Nur Wahib
Dan Biarkan Tauhid saya seperti Generasi Assabiqul Awallun, dan Alhamdulillah 
 Alhamdulillah Alhamdulillah jika Allah swt memberikan hidayat ke saya bisa meneladani Rasulullah saw, amin..

Seandainya saat ini ada manasia (tokok public yang notabennya panutan)  yang benar-benar meniru Rasulullah secara utut, tentu saya akan meneladi beliau, namun saya yakin.. hanya Rasulullah lah satu-satunya tauladan manusia yang sempurna..

Ya Allah swt, bimbinglah hambamu ini meneladani kebaikan yang tercecer dan kumpulkanlah pada diriku ya Allah, supaya saya dapat menjadi umat yang bener-bener bermanfaat dan akhirnya mendapat ridhoMu, amin..


Senin, 06 Agustus 2012

Siapapun Anda, Anda Spesial Buat saya


Bukanlah kita yang terhebat,  bukan juga yang mempunyai IP 4 (jika di SMA  nilai 10 atau sempurna), apalagi segudang gelar dan title prestasi yang menancap di pundah ini, bukan, kami tak memiliki itu semua. Disini, kami hanya ingin berbagi. Ketika anda melihat kebaikan pada kita, itu hanya karena Allah swt masih mengasihi kita dengan menutupi aib-aib, maksiat dan keburukan kita.

Ambillah yang baik dan buang jauh-jauh yang anda anggap buruk, bersikaplah open mind jika anda ingin mendapatkan sesuatu yang lebih, jika anda merasa ragu dan anda malu bertanya pada kanan dan kiri anda, bacalah taawudz (aku berlindung kepada Allah swt dari godaan setan yang terkutuk), lalu tanyakan pada hati nurani anda, jujurlah, insyaAllah, Allah akan menuntun kita.

-
Pak Nuh, mantan Menkominfo RI yang saat ini menjabat menjadi Mendikbud RI, beliau adalah rektor ITS periode 2003-2007. suatu malam ketika masih jadi Rektor, beliau pernah melakukan inspeksi mendadak mengajak SKK melihat kondisi malam di ITS, anda tahu apa yang beliau temukan di salah satu WC di ITS jam 12 malam?, sepasang muda mudi berada di dalam kamar mandi berdua, apa yang dilakukan, anda semua bisa membanyangkan.

Dr Triwikantoro, Dekan FMIPA ITS 2007-2011 pernah menjumpai ‘’mobil bergoyang’’ di daerah sekitar GOR ITS, demikian pula SKK ITS beberapa kali menemukan kejadian serupa di tempat berbeda, namun masih ITS.

Kawan, memang kampus ini kelihatannya adem ayem tentrem. Tapi, bersiap-siaplah, terbukalah dengan semua informasi, namun tetap kroscek dan saring informasi-informasi yang anda terima. Bertemanlah dengan semua orang, tapi jadikanlah sahabat akrab, sahabat yang mengajak anda untuk lebih baik dan mendekat kepadaNya.
-
Saya akan berbagi pada anda, saya akan menceritakan pengalaman pribadi secara jujur. Sebenarnya, saat ini saya dan  saya sedang membangun sebuah mindset yang mudah diucapkan namun sulit diaplikasikan, tidak takut gagal, bukan menantang kegagalan, bukan, namun mempersiapkan diri jika hasil tak sesuai harapan. Perlu saya sampaikan, disini kita sama-sama berbagi, sama-sama saling mengingatkan dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Semoga Allah swt menuntun dan meridhai kita semua, amin..

Tahun 2008 saya mendaftar PMDK Berbeasiswa ITS (Sekarang bidik misi ITS), namun ditolak. Kemudian mencoba mencari jalan lain supaya bisa kuliah di PTN. Alhamdulillah dapat beasiswa BMU SNMPTN yang terdiri uang pendaftaran SNM PTN dan SPP dua semester jika lulus SNMPTN. Allah swt memang paling tahu yang saya butuhkan, memberikan jalan yang terbaik, walaupun memilih jurusan karena salah mengarsir, Alhamdulillah, Teknik Perkapalan ITS, semoga dapat mengantarkan menjadi sebaik-baiknya umat Muhammad saw, umat yang paling bermanfaat.

Back ground bukan dari anak Rohis (kerohaniaan islam) SMA, bukan juga anak BDI atau perkumpulan-perkumpulan religi. Pacaran sejak SMA sampai akhir semester satu kuliah. Pernah juga  nonton film gak jelas bersama teman temen satu angkatan di asrama ITS, bukan sekali dua kali, tapi sering. Mata juga tidak berkedip dan mulut suit-suit ketika melihat cewek cantik, ya itulah saya waktu itu.

Alhamdulillah, mungkin sekarang tidak jauh beda, namun sedikit berkurang, dan saya bertekat untuk terus dan terus memperbaiki diri, semoga Allah swt meluruskan niat kita, amin.. mungkin ini hidayah Allah swt atau ini malah cobaan, semoga perasaan merasa alim, merasa sudah baik, merasa dan merasa dijauhkan Allah dari diri kita.

-
Mau tidak mau, saat ini, kita semua jauh dari rumah, jauh dari pantauan orang tua. Disinilah kita belajar menemukan diri sendiri. Diawal saya menggambarkan kondisi kampus ini, sekarang pilihan ada di tangan kita, karena hidup memang pilihan. Lingkungan anda berkumpul akan sangat mempengaruhi anda, bahkan lebih mempengaruhi dari dosen anda dikelas.

Kawan, hidayah dari Allah swt itu tidak datang dengan tiba-tiba. Ada perantaranya, sekarang tinggal kita mau atau tidak. Jujur, yang membuat saya berubah, dan saya baru sadar jika perubahan itu berjalan lambat. Ada tiga hal, temen-temen saya satu organisasi, mentoring dan lingkungan tempat tinggal saya.

To the point, carilah lingkungan yang kondusif, yang mendukung anda untuk kuliah dan berpretasi, yang memberikan dukungan ketika  anda di bawah, mengingatkan anda supaya tidak sombong ketika anda berada di atas. Dan yang paling penting, yang mengajak anda dekat dengan Rabb anda.

Ada banyak pesantren mahasiswa- pesantren mahasiswa, kontrakan yang ada pembinaannya atau bahkan kosan yang penghuninya membuat kesepakatn untuk saling mengingtkan.
Hidup ini Cuma sekali, rugi, rugi dan sangat rugi jika kita hanya punya mindset, kuliah, kerja, nikah, punya anak cucu, tua lalu meninggal.

Kenapa tidak mencoba memberi sedikit warna di hidup ini, mumpung masih hidup, kira-kira apa yang bisa kita lakukan supaya Allah swt ridho pada kita.

Terakhir kawan, selamat datang, selamat datang wahai saudaraku.  

Jadi mahasiswa cuma sekali, jadilah yang berarti.

Spesial ditulis buat adik-adikku mahasiswa ITS 2012, semoga Allah swt menjaga, melindungi dan meridhai kita. Amin.                                                                                                                          
Disampekan di depan mahasiswa baru 2012 pada acara SALAM 4 Agustus 2012.

Minggu, 05 Agustus 2012

Buat Adik2ku yang Saya Cintai Karena Allah swt

Bismillah..


temen2, ni saya akan membuka bocoran ke temen2, target saya selama puasa ramadhan tahun ni..

sebelumnya saya beristighfar semoga Allah tidak menjadikan sombong, ini hanya untuk saling mengingtkan, berlomba-lomba dalam kebaikan dan mencari ridhoNya, amin..

ini temen2.. insyaAllah.. semoga Allah meridhai target2 kita dan mimpi2 kita ya temen2, amin...

1. 5X jamaah diawal waktu Sholat wajib per hari.
2. 2x Hatam Al Quran
3. 1x Hatam Al Quran  plus semua terjemahannya.
4. 1X perhari Shodaqoh (materi)
5. 7x per minggu Sholat Dhuha
6. Tarawih full selama bulan ramadhan
7. 4x sholat tahajud per pekan
8. 7 x I'tikaf full, terutama di akhir ramadhan
9. 6x Sholat rowatib per hari
10. 7x per pekan almatsurat
11. 1x Olah raga per pekan
12. Menjadi pemburu kajian dan forum ilmu selama 1 bulan full.

a. Menyelesekan tugas akhir jurusan untuk sidang oktober 2012
b. Menyelesekan Tugas akhir pesma sdm iptek selama ramadhan
c. TOFL 500
d. membaca buku non akademik 2 buku per pekan.
e. Menghabiskan sirah nabawiyah
f. menyelesekan nulis buku untuk K2M dan  artikel lepas
g. Menyelesekan hafalan jus 30, ar rahman dan al mulk

insyaAllah..

temen2, ayo kita jangan takut berniat kebaikan, targetkan dan berusaha lakukan semaksimal yang kita bisa, kemudian bari kita serahkan kepada Allah swt..

Temen2, yakinlan bahwa tidak ada yang sia- sia, termasuk membuat target (berniat) melakukan amal2 dan perbuatan selama ramadhan uni.

Bukanlah Nabi Muhammad SAW berkata,

Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah SAW. bersabda, “Sesiapa yang berniat untuk berbuat kebaikan tetapi tidak jadi mengerjakannya, maka akan dituliskan untuknya 1 kebaikan (pahala) yang sempurna, jika dia benar-benar mengerjakannya, maka Allah akan menuliskan untuknya 10 hingga 700 kebaikan, bahkan boleh lebih banyak lagi. Sesiapa yang berniat untuk berbuat kejahatan tetapi tidak jadi mengerjakannya, maka akan dituliskan untuknya 1 kebaikan yang sempurna, jika dia benar-benar mengerjakannya, maka Allah akan menuliskan 1 keburukan (dosa) untuknya.” (HR Bukhari & Muslim)

''Berdoalah kepadaKu, niscaya Aku perkenankan bagimu'' (QS. Al-Ghafir : 60)

semoga barakah, amin..



Kalau di ITS, Jadilah Kader Tarbiyah yang Pendiam



Ya, jika antum kader tarbiyah di ITS, jadilah kader yang pendiam, tidak usah ngomong, jangan jadi kader yang aktiv mengkritisi, jangan jadi kader yang aktiv mengusulkan usul konkrit dan jangan jadi kader yang menentang orang-orang langit.

Jangan lakukan itu semua jika anda tidak ingin di blacklist atau anda dikeluarkan dari lingkaran langitan. Anda akan menjadi orang bawah yang tahu-tahu jadi, walaupun sebenarnya orang-orang langitan itu (sebagian besar) tidak tahu kondisi real, bahkan dalam follow up hasil musyawarahnya sendiripun kadang-kadang hambar, hasil dalam musyawarah pun kadang-kadang seperti berakhir tanpa efek , musyawarah berakhir ya berakhir, gak ada follow up real.

Kalau antum ingin jadi ikut tataran orang langitan supaya mkontribusinya bisa lebih (harapanya), anda harus jadi orang pendiam dan ‘’orang cari aman’’. Orang seperti itulah yang dipilih, mungkin tidak akan banyak protes dan tidak akan banyak Tanya. Kenapa kok begini dan kenapa kok begitu. Akhirnya musyawarah seperti bagi tugas dan transfer saja, bukan diskusi untuk mencari kebenaran yang benar sebagai sarana ijtihad, tidak seperti musyawarah yang sebenarnya dan esendinya hilang. oleh karena itu, tidak kaget jika realitanya selalu bertentangan dengan hasil, karena sudah ada  masalah di proses. (Baca buku fiqh musyawarah)

Sebenarnya saya kurang pas ketika disebut kader tarbiyah, saya adalah kader muslim yang dilahirkan dengan metode tarbiyah, yang bertujuan panjang untuk menegakan sariat islam di bumi ini, saya tidak malu dan menafikan ini semua karena memang itu adanya.

Banyak persoalan di kampus ini yang harus segera diselesakan dan butuh action langsung, bukankah dalam buku-buku tarbiyah kita diajarkan sedikit bicara, namun banyak bekerja. Dan bahkan, dalam teori manajemen organisasi modern, kebanyakan duduk rapat, bahkan ditinggap top leaderpun adalah cirri oraganisasi/ perusahaan tidak sehat. Lalu apakah tidak rapat, tetap rapat tapi secukupnya dan hasil rapat harus bener-benar diusahan terlaksana, istilah kerannhya rapat yang efisien dan efektis. (baca buku manajemen organisasi)

Saya akan mengupas kondisi teori dari buku ustad satria hadi lubis, beliau juga kader islam tarbiyah. Saya akan membandingkan teori dalam buku itu dengan kondisi real di ITS.

Pertama, untuk melakukan kemenangan dakwah yang harus dilakukan adalah memperhatikan tarbiyaz  dzakiyah  (tarbiyah individual), intinya kedekatan kader dengan Allah swt adalah mutlak dan harus jika dakwah ini ingin menang, konskritnya amal yaumiah kader harus terjaga. Mungkin saya tidak sehebat dan masih jauh dari kriteria kader islam tarbiyah. 

Tetapi yang saya sedikit kecewa, beberapa bahkan banyak orang langitan ITS (studi kasus leadernya leader di ITS) yang biasa mengkonsep dan menyetting dakwah di ITS, seperlihat dan sepengamatan saya masih jauh dari syarat. Setelah shubuh sering tidur, puasa senin kamis tidak jalan, sholat jamaah sering mengakhirkan dan bahkan ‘’makna ukhuwah’’ yang dulu mereka agung-agungkan terasa hampa dalam pelaksanaan.

Saya memang tidak sebaik mereka, saya juga sering bangun telat, tidur bada shubuh dan kejelekan lainnya, mungkin saya yang paling banyak dosanya, hanya karena kebaikan Allah lah yang menutupi maksiat saya sehingga orang hanya tahu yang baik2, saya pun juga sangat jauh dari sarat. Tapi yang saya sesalkan, seorang TOP pengonsep saja seperti itu. 

Saya pernah mendengar kisah seorang murabbi yang sukses mentarbiyahi mad’u2 nya, dengan segala keeterbatasan usia yang sudah tua, penyampaiannya  dan komunikasi tidak begitu bagus. Namun, mad’u nya jadi kader yang handal yang menjadi orang murabbi handal setelahnya. 

Ternyata kuncinya ada di kedekatan melalui amal yaumi si murabbi kepada Allah swt.Inilah yang kita perlu evalusi pertama, kedekatan kita ke Allah swt, terutama antum yang berada di lingkaran langit akhi.. sukses tidaknya jalan ini tegantung kedekatan kita ke yang Maha Pemberi Hidayah, karena kita beriman dan di jalan ini adalah karena nikmatNya ke kita..

Kedua, setalah tarbiyah dzakiyah adalah tarbiyah ijtimaiyah yakni tarbiyah komunal melalui pembinaan halaqoh atau mentoring dan wajihah organisasi.. jelas, jika halaqoh atau mentoring tidak jalan atau tidak sehat maka bisa dipastikan amanah di wajihah juga tidaka akan jalan sehat. Lihat kondisi mentoring wajib saja di ITS, sebelum yang metoring lanjutan. Saya tidak akan mengupas banyak pankang lebar yang harus diperharui mentoring di ITS.

Kuncinya utama adalah  dipembinaan mentor dan pemurrnian fikrah mentor. Jangan harap mentoring akan berbuah hasil jika mentornya tidak dibina. Intinya mentor harus wajib mentoring, mentoringnya juga harus sehat. Oleh karena itu, mentornya mentor adalah orang2 yang seharusnya lebih berkomintmen dari mentor itu sendiri.

Cukup 2 poin itu yang saya tekankan karena itu adalah basicnya. Dan kadang-kadang ada hal yang sering kita lupakan padahal kita sering nyebut-nyebut kata ini. Tabayyun, sebalum antum meng black list seseorang, tabayun  terlebih dahulu ke si dia, kenapa ia berbuat seperti itu. Jangan hanya prasangka dan menerima pendapat dari orang lain. Tanpa melakukan kroscek dan diskusi dengan si dia. Rasullullah dalam sirah nabawiyah mengajarkan ini semua. (poin ini merupakan salah satu curhatan teman saya)

Saya tahu resikonya yang saya akan dapat setelah menulis artikel ini, mungkin saya akan tambah di blazk list . biarlah, cukuplah Allah bagiku..

‘’kami tidak mengharapkan sesuatu dari manusia, tidak mengharap benda atau imbalan yang lainnya, tdak juga popularitas, apalagi ucapan terimakasih. Yang kami harap hanyalah pahala dan ridho dari Allah, Dzat yang telah menciptakan kami’’ ( Imam Hasan Al Banna).

Rabu, 01 Agustus 2012

Ini lho Sahabat Rasul

foto dari http://bodingodog.blogspot.com/2012/01/kisah-thallah-bin-ubaidiillah.html#.UBhzPdniLVQ

Behind the science

Ya, diantara 10 sahabat yang dijamin masuk surga, ketika awal saya bingung mau pilih yang mana. Saat  memilih khulafaur rashidin, hmhm… udah biasa, walaupun saya sebenarnya juga tidak terlalu paham benar tentang sirah keempat sahabat agung ini. Nah, saya pingin mencari hal baru saja. Mungkin karena diminta murabbi presentasi, akhirnya  saya (mungkin yang lain juga, hehe), ‘’terpaksa’’ membaca buku atau sekedar browsing di internet mengenai sirah sahabat ini. Simple, kenapa saya memilih Thallah bin Ubadillah, karena namanya mirip dengan adik saya, namanya abdillah alfianto. Walaupun nama bulakangnya saja (nama bapak, tidak masalah).

Selama ini, saya mungkin dakwah dan koar-koar menganai kebaikan di kampus, namun saya belum berhasil mendakwahi adik saya ini. Saya berdoa, Allah swt memberikan hidayat kepada  saya, adik saya ini, keluarga dan kita semua.  Ya siapa tahu, berkat namanya sama dengan Thallah, Allah swt menjadikan adik saya mirip dengan Thallah. Amin..
‘’Mayat Shahid Berjalan’’ atau ‘’Orang syahid yang hidup’’

Syahid yang hidup, itulah gelar Thallah bin Ubaidillah. Atas kehendak Allah swt, ialah sebenarnya tokoh utama pemilik keberkahan perang Uhud. Bahkan setelah perang Uhud selesai, sahabat Abu Bakar  mengatakan ‘’ Hari itu milik Thalah seluruhnya’’. Kok bisa?
Iya, ketika perang Uhud kita semuanya tahu bahwa kaum muslim mengalami kekalahan, dan Bahkan Rasulullah saw diisukan meninggal. Sobat, anda tahu siapa sahabat yang melindungi Rasulullah saw  dalam suasana tidak karuan dan mencekam ketika itu. Ya, Dialah Thallah bin Ubaidillah, bagaimana ceritanya?

Saat kondisi tidak terkontrol lagi, Rasul dengan lima shahabat berlari mendaki gunung, kaum musrikin mengikuti karena hendak membunuhnya. Kemudian Rasulullah bersabda, ‘’Barang siapa yang dapat memalingkan mereka dari kita, ia akan menjadi temanku di surga?’’. Thallah pun berkata ‘’Aku, wahai Rasulullah’’. Tetapi rasulullah menjawab, ‘’Tidak, tetaplah ditempatku’’

Kemudian shahabat anshar menawarkan diri, bergiliran mereka menghalau kaum musryikin dan semuanya syahid. Sebenarnya thallah selalu menawarkan diri setika satu persatu sahabat syahid, namun Rasulullah selalu tidak mengizinkan. Akhirnya, setelah semua syahid, Rasulullah berkata kepada Thallah, ‘’Sekarang kamu’’.

Ketika itu, kondisi Rasulullah sangat lemah,  gigi Rasulullah patah, dahi dan kedua bibir beliau terluka, darah mengalir pada wajah dan tubuh belaiau. Thallahpun menyerang kaum musyrikin, ia melakukan hal itu untuk menghalangi mereka  membunuh Rasulullah. Sampai shahabat yang lain datang.

Kemudian ketika shahabat yang lain datang, ketika itu Abu bakar menghampiri Rasulullah, Rasul berkata ‘’Tinggalkan aku dan temui sahabat kalian (Thallah)’’, mereka menemukan Thallah dalam kondisi mengenaskan, darah keluar dari sekitar 70 luka sayatan pedang, tusukan tombak, dan tancapan panah yang ada di tubuhnya. 

Bahkan, pergelangan tanganya pun terpotong dan masuk ke dalam lubang. Kemudian rasulullah Bersabda, ‘’Barangsiapa yang senang melihat seorang yang berjalan di bumi dan meninggal, maka lihatlah Thallah’’.

Inilah kenapa sebabnya saya memberi judul Mayat shahid berjalan, bayangkan kawan. Ketika puluhan tusukan tombak, sayatan pedang dan tancapan panah mengenai tubuhnya, ia masih dapat melindungi Rasulullah. Masih dapat melawan puluhan kaum musrikan yang hendak membunuh Rasulullah, seorang diri saja.
Gelar lainnya

Tidak hanya itu, Thallah juga memiliki gelar ‘’Thallah yang baik’’ dan ‘’Thallah yang dermawan’’. Ingat kisah mengenai seorang yang mendapat rizki kekayaan 700ribu dirham yang tidak bisa tenang ketika hendak tidur dan ketika paginya semua diberikan kepada orang fakir anshar dan muhajirin, atau kisah tentang shahabat yang ikhlas tidak mengambil untung sama sekali demi saudaranya, ketika menjual tanah hasil dari belian Ustman bin affan. ‘’Aku memiliki sebidang tanah dengan harga 300 ribu yang saya beli dari Ustman bin affan, jika kau menginginkan ambillah, jika aku mau jual kepadamu 30 ribu, aku berikan kepadamu’’, ya. Itulah kata-kata Thallah bin Ubaydillah.

Siapa dia dan Bagaimana ia masuk islam?

Thallah bin Ubaidillah merupakan salah satu dari 8 orang pertama yang masuk islam, dimana ketika itu, satu orang bernilai 1000 orang. Ia mendapat hidayah melalui tangan Abu bakar As Shidiq, yang merupakan orang keempat yang masuk islam dari tangan Abu Bakar. Bagaimana ceritanya?

Suatu saat, Thallah memimpin kabilah dagang dari Makkah ke Syam, suatu ketika ia dan kabilahnyasinggah sebentar di Bushra. Ketia ia berada di pasar, datanglah seorang pastur sambil yang mencari cari orang Makkah, ‘’Adakah orang Makkah, adakah orang Makkah?’’. Mendengarnya, Thallah langsung menuju ke pastur tersebut. ‘’Iya, saya orang Makkah’’.
Pastur itu bertanya, ‘’Apakah diantara kalian orang yang bernama Ahmad?,’’ . 

Thallah menjawab, ‘’Siapa Ahmad?’’. Pastur menjelaskan bahwa ia adalah anak Abdullah dan cucu Abdul Munthalib. Ia adalah seorang nabi, seharusnya ia sekarang tampak disana. Pastur itu melanjutkan, segeralah temui ia dan jadilah orang pertama, ‘’ jangan sampai engkau didahukui orang lain’’.

Tanpa banyak komentar, seolah mendapat hidayah ia langsung menuju untanya, meninggalkan kabilahnya dan langsung menuju ke Makkah. Setibanya di Makkah, ia menanyakan selama ia pergi berdagang, apa yang terjadi. Saudaranya menjelaskan ada seorang yang mengaku Nabi dan Abu bakar menjadi pengikutnya.

Secepat kilat ia menemui Abu Bakar, setelah kekemu Abu Bakar ia diantar ke nabi Muhammad dan bershadat di depan Nabi Muhammad. Subhanallah

Taruhannya?

Bahkan, dengan tega Ibunya pun menyiksanya. Diarak berkeliling Kabbah dan Makkah,  tanganya diikat dileher, dipukuli dari belakang dan dicaci maki
Lalu, bagaimana dengan Kita? Semoga Allah swt selalu memeberikan kita Hidayat, dan selalu meruskan niat kepada kita, hanya untuk mencari ridhoNya, amin..


Disampekan ketika mentoring 30 Juli 2012, special di tulis untuk saudara 1 liqo bersama Dr. Ust Yoyok.